PERMASALAHAN KETERTIBAN
DI LINGKUNGAN MA ALMAARIF SINGOSARI
MAKALAH
Disusun oleh Kelompok 3:
Qoyyumil
Hikmah (32)
Anindya Hidayatur Rahma Ramadhan (8)
KELAS XI IBB
MADRASAH ALIYAH ALMAARIF SINGOSARI FEBRUARI
2024
KATA PENGANTAR
Singosari, 26 Februari 2024
Penyusun
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Masalah
Ketertiban dalam menjalankan seluruh kegiatan yang ada di lingkungan
sekolah,
ternyata sangat berpengaruh terhadap kenyamanan
dalam proses pembelajaran. Menurut William Glasser (24:1990)
menyatakan bahwa
ketertiban memungkinkan siswa
untuk fokus pada
pembelajaran tanpa gangguan.
Ketertiban di lingkungan sekolah
ternyata memiliki banyak permasalahan yang serius untuk dicari pemecahannya. Salah satunya di
MA Almaarif Singosari, permasalahan ketertiban selalu menjadi polemik bagi warga madrasah. Berdasarkan
pengamatan di
lingkungan MA
Almaarif Singosari ditemukan banyak siswa
tang terlambat
datang ke madrasah dst
Berdasarkan uraian tersebut, perlu dibahas makalah yang berjudul “Permasalahan Ketertiban di Lingkungan MA Almaarif
Singosari”
1. Rumusan Masalah
1.
Bagaimana kondisi ketertiban di lingkungan MA Almaarif Singosari
saat ini?
2.
Bagaimana cara mengatasi permasalahan ketertiban di lingkungan
MA Almaarif Singosari?
1.
Tujuan Penulisan
Berdasarkan rumusan
masalah
tersebut, maka tujuan dari penulisan makalah ini
adalah:
1.
Mendeskripsikan kondisi ketertiban di lingkungan MA Almaarif
Singosari saat ini.
2.
Mendeskripsikan
cara
mengatasi
permasalahan
ketertiban
di lingkungan
MA Almaarif
Singosari.
BAB II PEMBAHASAN
1.1 Kondisi Ketertiban
di Lingkungan MA Almaarif Singosari
Ketertiban yang terjalankan dengan
baik bisa diwujudkan asalkan dengan partisipasi seluruh warga sekolah
serta dukungan dari jajaran internal sekolah (Roghib, 25:2024).
Dalam permasalahan ketertiban di
MA Almaarif singosari saat ini, yang menyangkut mengenai permasalahan keterlambatan para warga madrasah,
terutama para
siswa saat datang ke madrasah.
Sekaligus permasalahan mengenai larangan bagi para pelajar untuk
membawa
dan mengaktifkan HP di madrasah.
2.2
Cara Mengatasi Permasalahan Ketertiban di Lingkungan MA Almaarif Singosari
Satu bulan terakhir ini para warga MA Almaarif
Singosari terutama para siswa seringkali terlambat datang ke madrasah,
mereka yang terlambat sudah
di
beri hukuman
lari mengelilingi
lapangan madrasah sebanyak 10
kali, tapi hal ini tidak
berpengaruh terhadap pengurangan jumlah siswa yang terlambat. Dan dalan rapat
para guru madrasah,
permasalahan
ini belum pernah di usut tuntas. Maka dari itu, sebaiknya para
siswa yang terlambat tidak hanya diberi hukuman saja, melainkan juga di
panggil ke ruangan Bimbingan Konseling untuk diberi solusi atas alasan keterlambatannya. Serta memberi hukuman
yang sesuai terhadap
para guru yang terlambat datang
ke madrasah.
Disamping permasalahan keterlambatan datang ke
madrasah, juga ada permasalahan mengenai
larangan
bagi para
pelajar
untuk membawa dan
mengaktifkan
HP di madrasah. Adanya larangan bagi para pelajar untuk membawa dan mengaktifkan HP di madarasah, telah memicu terjadinya pelanggaran secara besar-besaran di lingkungan madrasah. Hal ini di karenakan pembelajaran saat ini yang mayoritas membutuhkan HP untuk bisa totalitas dalam mempelajarinya. Serta kebanyakan tugas yang di berikan oleh para guru yang menggunakan HP
dalam pengerjaannya. Solusi
dari permasalahan ini belum pernah
di usut tuntas dalam rapat para guru. Oleh karena
itu, sebaiknya para pelajar diperbolehkan untuk membawa dan mengaktifkan HP di madrasah
dengan catatan:
Bagi pelajar yang berdomisili di Pondok Pesantren, wajib
menaruh
HP di loker kelas masing-masing yang ada di kantor.
![]()
HP wajib dimatikan saat guru sedang menjelaskan pelajaran. Kerusakan
atau kehilangan
HP bukan tanggungan madrasah.
HP wajib diaplikasikan sebaik mungkin,
dengan tidak membuat
konten negatif saat memakai almamater
madrasah yang bisa menurunkan ikon madrasah.
BAB III PENUTUP
1.
Kesimpulan
Secara khusus,
kesimpulan
makalah
ini adalah pentingnya ketertiban yang disetujui
bersama dan terjalankan dengan baik. Tanpa
adanya pelanggaran besar-besaran, yang menciptakan kenyamanan
saat proses pembelajaran.
1. Saran
Berdasarkan simpulan di atas, maka di
harapkan
untuk seluruh warga madrasah agar menaati seluruh peraturan madrasah dengan
baik, dan menjalankan segala kegiatan sesuai
dengan fungsi serta ketentuan yang
ada. Dan apabila
ada pelanggaran yang terjadi di lingkungan madrasah, maka sebaiknya para
guru bisa lebih tegas dan tanggap dalam memberikan solusi, agar bisa meminimalisir
terjadinya
pelanggaran yang tidak
lazim.
DAFTAR RUJUKAN
Glasser, William. 1990. Peran Ketertiban Dalam Pembelajaran. Amerika: The Quality School: Managing Students Without.
Komentar
Posting Komentar