KEDISIPLINAN DI MADRASAH ALIYAH AL
MAARIF SINGOSARI
MAKALAH
Nama Kelompok :
1. M. Naufal Zarkasyi (22)
2.
Nailah Muyassaroh S. (25)
Maret 2024
KATA
PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kepada Allah SWT, yang mana berkat
rahmat dan karunia-Nya lah kami dapat menyelesaikan Makalah tentang
Kedisiplinan. Tak lupa shalawat dan salam semoga tetap tercurah pada Nabi akhir
zaman Muhammad SAW, kepada keluarga para sahabat dan seluruh umatnya.
Kedua kalinya kami mengharap makalah tentang kedisiplinan siswa
di sekolah ini dapat memberikan sedikit pengetahuan bagi teman-teman dan bagi
pembaca pada umumnya. Dan ucapan terima kasih kepada pembimbing kami karena
telah mengarahkan kami pada hal-hal yang positif.
Pada kesempatan ini kami mengucapkan banyak terima kasih kepada
seluruh pihak yang telah membantu dalam penyelesaian makalah ini. Semoga
makalah ini mampu memberikan manfaat dan mampu memberikan nilai tambah kepada
teman maupun pembaca.
Kami sebagai penyusun makalah ini menyadari sepenuhnya bahwa
makalah ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran yang
ada relevansinya dengan penyempurnaan makalah ini sangat kami harapkan dari
pembaca. Kritik dan saran sekecil apapun akan kami perhatikan dan pertimbangkan
guna perbaikan di masa datang.
Singosari, Maret 2024
Penyusun
DAFTAR
ISI
KATA
PENGANTAR............................................................................
DAFTAR ISI..........................................................................................
BAB
I.....................................................................................................
A. LATAR BELAKANG
MASALAH.....................................
B. RUMUSAN
MASALAH......................................................
C. TUJUAN
PENELITIAN.......................................................
BAB
II....................................................................................................
A. TATA
TERTIB.....................................................................
B.
KEDISIPLINAN...................................................................
C. PENGARUH TATA
TERTIB..............................................
BAB III..................................................................................................
KESIMPULAN.....................................................................................
DAFTAR
PUSTAKA...........................................................................
BAB I
Pendahuluan
A. Latar Belakang Masalah
Kedisiplinan siswa di Madrasah
Aliyah Al Maarif Singosari merupakan suatu cerminan langsung dari kepatuhan
siswa dalam melakukan peraturan yang ada di sekolah. Kepatuhan siswa dalam
menjalankan segala peraturan yang berlaku dapat mendukung terciptanya kondisi
belajar mengajar yang nyaman, efektif dan berguna sehingga dapat mencapai hasil
yang optimal. Oleh karena itu, pembentukan kedisiplinan pada siswa sangat penting
dilakukan karena kedisiplinan merupakan sikap yang menentukan keberhasilan
siswa.
Sikap disiplin yang tertanam dalam
diri siswa Madrasah Aliyah Al Maarif Singosari dapat membentuk sikap yang
teratur sehingga segala sesuatu yang dilakukan sesuai dengan rencana yang
diinginkan. Melalui kedisplinan yang dilakukan siswa dapat mewujudkan kondisi
lingkungan belajar yang nyaman. Kelancaran proses belajar siswa sangat
ditentukan pada kedisiplinan siswa pada norma yang ada di sekolah.
Tata tertib sangat penting dimiliki
dan diterapkan oleh Madrasah Aliyah Al Maarif Singosari, dikarenakan dari tata
tertib dapat memunculkan bahkan membentuk nilai-nilai karakter yang positif
bagi sikap dan kepribadian siswa terutama dilingkungan sekolah.
Tata tertib sekolah merupakan suatu
aturan yang harus dipatuhi setiap warga sekolah tempat berlangsungnya proses
belajar mengajar. Untuk itu, maka tata tertib sekolah harus disosialisasikan
kepada siswa agar siswa mengetahui apa yang menjadi tugas, hak, kewajiban, dan
sanksi apa yang didapat jika melakukan melanggar tata tertib sekolah serta
dapat mematuhi tata tertib sekolah sehingga kegiatan sekolah dapat berjalan
dengan baik.
Penegakan tata tertib di sekolah
sangat penting dilakukan. Hal ini dikarenakan dengan melakukan implementasi
tata tertib di sekolah dapat mengurangi tindakan-tindakan negatif dari siswa
seperti terlambat datang sekolah atau kebiasaan membolos. Dengan melakukan
penegakan disiplin yang ketat melalui implementasi tata tertib dapat menjadikan
siswa untuk terbiasa bersikap disiplin sehingga pelanggaran-pelanggaran di
sekolah dapat dikurangi.
Oleh karena itu, sekolah harus
menjalankan tata tertib dengan konsisten baik dari guru maupun siswa sehingga
mampu meningkatkan kualitas tingkah laku siswa. Berdasarkan hasil pengamatan
awal di Madrasah Aliyah Al Maarif Singosari menunjukkan bahwa masih banyaknya
siswa yang melakukan pelanggaran terhadap tata tertib sekolah. Pelanggaran yang
masih sering dilakukan oleh siswa adalah terlambat masuk sekolah, tidak memakai
atribut sekolah lengkap, tidak tepat waktu dalam mengumpulkan tugas, sering
keluar pada saat jam pelajaran berlangsung dan lain sebagainya. Setiap
pelanggaran yang dilakukan oleh siswa ditindak lanjuti dengan diberikan sanksi.
Sanksi yang diberikan digolongkan
sesuai dengan kategori pelanggaran yang dilakukan. Data ini menunjukkan bahwa
masih tingginya tingkat pelanggaran yang dilakukan oleh siswa, hal ini
disebabkan oleh beberapa faktor ada di dalam lingkungan sekolah maupun
faktor-faktor yang berasal dari luar lingkungan sekolah. Sehingga sekolah harus
mampu mengatasi masalah yang ada di sekolah maupun masalah-masalah yang terjadi
di luar sekolah secara tepat agar masalah tersebut tidak menyebabkan
masalah-masalah lainnya. Pada dasarnya setiap sekolah memiliki tujuan untuk
menciptakan peserta didik yang berkualitas baik secara kemampuan kognitif,
apektif, maupun psikomotorik.
Upaya guru dalam mengatasi kurangnya
kedisiplinan siswa sudah dilakukan melalui berbagai cara misalnya pemberian
nasihat berulang-ulang, teguran, dan pemberian hukuman ringan seperti
pemanggilan wali murid, mengambil sampah, tidak boleh masuk kelas apabila
terlambat, surat perjanjian, skorsing, dan sebagainya. Guru sudah menyampaikan
aturan dan himbauan, namun sering tidak dipatuhi oleh siswa.
Pemberian hukuman dari guru bagi
siswa pelanggar tata tertib sekolah tidak membuat siswa yang bersangkutan
merasa jera. Untuk itu, pihak Madrasah Aliyah Al Maarif Singosari dalam
meminalisasi pelanggaran siswa membuat buku kendali kedisiplinan tata tertib
siswa ini berisi data diri siswa, tata tertib sekolah yang harus dipatuhi
siswa, kartu monitoring kedisiplinan siswa yang harus diisi siswa setiap hari,
dimonitoring guru, kemudian ditandatangani oleh orang tua sebagai bentuk
kontrol dari orang tua. Buku ini sebagai sarana untuk mengontrol kedisiplinan
siswa di sekolah serta sebagai media penghubung siswa dengan guru, guru dengan
orang tua dan orang tua dengan siswa Berdasarkan fenomena di lapangan, maka
peneliti tertarik untuk mengadakan penelitian dengan judul “ KEDISIPLINAN DI
MADRASAH ALIYAH AL MAARIF SINGOSARI “
B. Rumusan Masalah
Rumusan masalah dalam penelitian
ini, sebagai berikut:
1. Bagaimanakah implementasi tata
tertib sekolah dalam upaya pembentukan kedisiplinan siswa di Madrasah Aliyah Al
Maarif Singosari?
2. Faktor apasaja yang menjadi
hambatan dalam mengimplementasikan tata tertib sekolah di Madrasah Aliyah Al
Maarif Singosari?
C. Tujuan Penelitian
1. Tujuan Penelitian Bedasarkan
permasalahan di atas, maka penelitian ini bertujuan sebagai berikut :
1. Untuk mendeskripsikan
implementasi tata tertib sekolah dalam upaya pembentukan kedisiplinan siswa di Madrasah
Aliyah Al Maarif Singosari.
2. Untuk mendeskripsikan faktor yang
menjadi hambatan dalam mengimplementasikan tata tertib sekolah di Madrasah
Aliyah Al Maarif Singosari.
BAB II
PEMBAHASAN
A. Tata Tertib
Seorang siswa dalam mengikuti
kegiatan belajar di sekolah tidak akan lepas dari berbagai peraturan dan tata
tertib yang diberlakukan di sekolahnya, dan setiap siswa dituntut untuk dapat
berperilaku sesuai dengan aturan dan tata tertib yang berlaku di Madrasah
Aliyah Al Maarif Singosari (Hadianti, 2017). Kepatuhan dan ketaatan siswa
terhadap berbagai aturan dan tata tertib yang berlaku di sekolahnya itu biasa
disebut disiplin siswa. Sedangkan peraturan, tata tertib, dan berbagai
ketentuan lainnya yang berupaya mengatur perilaku siswa disebut disiplin
sekolah (Ariananda, Hasan & Rakhman, 2014). Secara umum tata tertib sekolah
dapat diartikan sebagai ikatan atau aturan yang harus dipatuhi setiap warga
sekolah tempat berlangsungnya proses belajar mengajar. Pelaksanaan tata tertib Madrasah
Aliyah Al Maarif Singosari akan dapat berjalan dengan baik aparat sekolah dan
siswa telah saling mendukung terhadap tata tertib sekolah itu sendiri,
kurangnya dukungan dari siswa akan mengakibatkan kurang berartinya tata tertib
sekolah yang diterapkan di sekolah.Tata tertib sekolah akan berjalan dengan
maksimal apabila adanya kerjasama antara tenaga pendidik dengan siswa. Guru
juga harus menunjukkan perilaku yang baik sebagai contoh bagi siswanya agar
tata tertib sekolah diikuti dengan baik oleh siswa.
Dari pengertian di atas dapat
dipahami bahwa tata tertib Madrasah Aliyah Al Maarif Singosari merupakan satu
kesatuan yang tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lain sebagai aturan yang
berlaku di sekolah agar proses pendidikan dapat berlangsung dengan efektif dan
efisien serta tujuan pendidikan dapat tercapai dengan baik. Guru BK sangat
berperan dalam penegakan tata tertib sekolah. Di Madrasah Aliyah Al Maarif
Singosari, guru BK memegang tanggung jawab masing-masing kelas. Setiap kelas
akan ada guru BK yang akan bertanggung jawab dengan kedisiplinan siswa di
sekolah terutama terhadap tata tertib sekolah.
Untuk pelanggaran tata tertib ada
bobot yang akan menjadi hukuman bagi siswa. Setiap pelanggaran memiliki poin
bobotnya masing- masing. Tata tertib di Madrasah Aliyah Al Maarif Singosari,
mengatur mulai dari seragam sekolah, kelengkapan atribut sekolah. menggunakan
sepatu hitam, menggunakan tas hitam, sampai kepada tingkah laku siswa di
sekolah sudah diatur dalam tata tertib sekolah.
Adapun secara rinci tujuan tata
tertib Madrasah Aliyah Al Maarif Singosari dapat dibedakan menjadidua bagian,
yaitu:
1. Bagi sekolah
a. Terciptanya ketenangan
b. Lancarnya proses belajar mengajar
c. Menciptakan hubungan yang baik
antar warga sekolah
d. Tercapainya tujuan pendidikan
e. Menciptakan generasi emas yang
taat akan aturan dan bertanggung jawab.
2. Bagi siswa
a. Menyadarkan siswa agar dapat membedakan
mana yang baik dan mana yang buruk
b. Mendorong melakukan hak-hak yang
baik dan meninggalkan hal yang buruk
c. Membiasakan agar siswa terbiasa
dengan aturan
d. Memperbaiki diri
e. Menghargai waktu karena waktu
adalah uang
f. Bekal untuk menghadapi zaman yang
semakin modern, karena disiplin termasuk kunci sukses
Tata tertib di Madrasah Aliyah Al
Maarif Singosari meliputi tiga unsur, yaitu;
1. Perbuatan atau perilaku yang
diharuskan dan dilarang
2. Akibat atau sanksi yang menjadi
tanggung jawab pelaku atau pelanggar tata tertib
3. Cara atau prosedur untuk
menyampaikan tata tertib kepada subyek yang dikenai tata tertib tersebut.
B. Kedisiplinan
Kedisiplinan ini berasal dari kata
disiplin. disiplin itu berarti mengajari atau mengikuti pemimpin yang dihormati
(Kenneth, 2005 : 12). Kedisiplinan ini merupakan suatu hal yang sangat mutlak
dalam kehidupan dalam kehidupan manusia, karena seorang manusia tanpa disiplin
yang kuat akan merusak sendiri sendi kkehidupannya, yang akan membahayakan dirinya
dan manusia lainnya bahkan alam sekitarnya (Hani, 2008 : 17).
Anak yang disiplin akan memiliki
keteraturan diri baik hubungannya dengan tuhan YME maupun dengan sesama
manusia. Orang yang disipilin cenderung memiliki rasa tanggung jawab yang
tinggi terkait dengan tugas yang akan dikerjakan. Disiplin juga merupakan soft
skill yang sangat berguna untuk memasuki dunia kerja. Yang dibutuhkan seseorang
dalam sebuah perusahaan adalah orang yang disiplin. Sebelum masuk ke dunia
kerja, disiplin harus dilatih sejak dini. Adapun faktor– faktor mempengaruhi
kedisiplinan yaitu :
1. Kesadaran diri. Kedisiplinan
terbentuk atas kesadaran dari diri siswa yang mau untuk mematuhi tata tertib
sekolah.
2. Pola asuh orang tua. Selain dari
kesadaran diri, pola asuh orang tua di rumah juga sangat berpengaruh karena
tingkah laku di rumah sedikit banyaknya akan diperlihatkan anak di sekolah.
3. Adanya hukuman. Pemberian hukuman
terhadap pelanggaran yang dilakukan siswa.
4. Adanya contoh dan teladan yang
baik Semua tenaga pendidik harus memperlihatkan contoh yang baik yang bisa
ditiru oleh semua siswa.
C. Pengaruh tata tertib
Menunjukkan bahwa disiplin itu bukan
hanya tepat waktu saja, melainkan juga patuh terhadap peraturan yang ada.
Menjalankan yang diperintahkan dan menjauhi yang dilarang. Di Madrasah Aliyah
Al Maarif Singosari siswa yang disiplin bisa dipastikan dapat mematuhi aturan
atau tata tertib sekolah. Disiplin terhadap peraturan sekolah itu sangat
penting karena :
1. Disiplin adalah sebuah sikap yang
akan menentukan keberhasilan siswa dalam belajar.
2. Menciptakan suasana kondusif dan
keseragaman antar anggota sekolah.
3. Adanya harapan orang tua agar
anaknya berperilaku sesuai dengan norma-norma yang berlaku dan tidak melakukan
perbuatan yang menyimpang.
4. Disiplin kunci sukses setiap
orang. Orang yang disiplin sudah bisa dipastikan setiap yang ia kerjakan akan
selesai tepat waktu.
Selain dari segi tata tertib, siswa
juga dibimbing dalam segi religius. Dalam mencerdaskan generasi penerus bangsa,
kita harus memadukan nilai-nilai religius dalam mendidiknya untuk patuh
terhadap peraturan karena kita berpedoman kepada ajaran agama. Dalam surah Huud
ayat 112 yang artinya : “Maka tetaplah kamu pada jalan yang benar, sebagaimana
diperintahkan kepadamu dan orang yang telah taubat beserta kamu dan janganlah
kamu melampaui batas. Sesungguhnya dia Maha melihat apa yang kamu kerjakan”.
(Q.S. Al-Huud 112).
Siswa dibimbing untuk mendekatkan
diri kepada peraturan agama dan menjauhi larangan. Terkait dengan ayat diatas,
salah satu keunggulan Madrasah Aliyah Al Maarif Singosari dalam mengajarkan
atau menerapkan nilai-nilai religius. Selain itu, pada hari sabtu ada kegiatan
yaitu ekstrakurikuler. Kegiatan ini dilakukan secara bergiliran. Siswa kelas X
dan XI berbeda-beda kegiatannya setiap hari sabtu. Jadi siswa tidak bosan
dengan kegiatan yang dilakukan karena berbeda-beda kegiatan setiap minggu.
Program yang diberikan cukup bagus. Siswa masih dibimbing untuk mendekatkan
diri kepada Tuhan YME. Di Madrasah Aliyah Al Maarif Singosari siswa menganut
agama islam. Nilai-nilai pancasila diterapkan dengan baik di sekolah. Berdasarkan
data yang sudah didapatkan serta teori yang sudah diuraikan dapat disimpulkan
untuk implementasi tata tertib dalam meningkatkan kedisiplinan siswa Madrasah
Aliyah Al Maarif Singosari melalui kegiatan pemberlakuan sanksi terhadap siswa
yang melanggar tata tertib serta pemberian contoh yang baik kepada siswa.
BAB III
Penutup
KESIMPULAN
Kesadaran siswa di Madrasah Aliyah
Al Maarif Singosari dalam mematuhi peraturan sekolah masih cukup bagus. Masih
banyak siswa yang patuh terhadap tata tertib sekolah. Semua itu berkat
bimbingan dari semua tenaga pendidik yang sabar dalam mendidik serta membimbing
siswa supaya terwujudnya kedisiplinan kepada siswa. pemberlakuan sanksi
terhadap pelanggaran yang dapat memberikan efek jera kepada siswa. jika ada
pelanggaran, siswa akan diproses secara terstruktur oleh guru BK sesuai dengan
apa yang dibutuhkan dengan memberikan layanan-layanan yang beda dalam Bimbingan
dan Konseling. Selain dengan memberikan arahan, dalam mendidik siswa juga harus
menerapkan nilai-nilai religius. Madrasah Aliyah Al Maarif Singosari termasuk
sekolah teladan yang telah meluluskan siswa-siswa berprestasi dan berakhlak.
Jadi tata tertib yang diberikan sangat berpengaruh terhadap kedisiplinan siswa.
DAFTAR PUSTAKA
Anggraini, E. N., & Subadi, T.
(2016). Pengelolaan Tata Tertib Sekolah Menengah Pertama. Jurnal VARIDIKA.
Damayanti, N. C., &
Hasanambella, M. (2021). Peran Guru BK dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa
SMP. (Antologi Esai Mahasiswa Bimbingan Dan Konseling).
Fawaid, M. M. (2017). Implementasi
Tata Tertib Sekolah Dalam Meningkatkan Karakter Kedisiplinan Siswa. Jurnal
Civic Hukum.
Fitri, L. (2013). Penerapan Layanan
Informasi Tentang Etika dan Disiplin di Sekolah untuk Mengurangi Pelanggaran
Tata Tertib Pada Siswa SMP (Doctoral dissertation, State University of
Surabaya).
https://repository.radenfatah.ac.id/6402/1/BAB%20I%20.pdf
Himawan, R., & Yani, M. T.
(2014). Upaya Sekolah Dalam Mewujudkan Budaya Religius Sebagai Upaya
Peningkatan Kepatuhan Siswa Terhadap Tata Tertib di SMAN 1 Nglames. Kajian
Moral dan Kewarganegaraan.
Kurniasih, T., & Sumaryati, S.
(2014). Tingkat Kepatuhan Tata Tertib Sekolah oleh Siswa Kelas VIII SMP
Muhammadiyah 5 Yogyakarta. Jurnal Citizenship: Media Publikasi Pendidikan
Pancasila dan Kewarganegaraan.
Lipursari, A. (2012). Pengaruh
Pendidikan Agama dan Pendidikan Keluarga Terhadap Disiplin Siswa Pada Tata
Tertib Sekolah di SMP Pangudi Luhur 1 Klaten. Educational Management.
Puspitaningrum, D., & Suyanto,
T. (2014). Implementasi tata tertib sekolah dalam membentuk disiplin siswa di
SMP Negeri 28 Surabaya. Kajian Moral dan Kewarganegaraan.
Via, I., & Padang, A. T. (2021).
Pentingnya Tata Tertib Untuk Membentuk Disiplin Belajar Siswa SMP. Kumpulan
Artikel Ilmiah Rumpun Ekonomi dan Ilmu Sosial
Komentar
Posting Komentar