Nama: Farah Manzilatur Rochmah
Kelas : XI-IBB
Membuat Cerpen
"Terima kasih ayah"
Benarkah tugas seorang ayah adalah melindungi anaknya?. Benar, aku merasakan nya sendiri. Sewaktu itu di umurku yang belum genap 6 tahun, yang kuingat aku sedang mengidap penyakit deman tifoid atau biasa dikenal dengan istilah penyakit tipes. Siang hari itu terik matahari yang sangat panas, aku bersama ayah pergi ke sebuah rumah sakit untuk berkonsultasi dengan dokter mengenai penyakit yang ku derita. Sesampainya di rumah sakit, ternyata aku harus rawat inap karena penyakit tersebut. Dengan keadaan ayah yang sedang berpuasa pun harus bolak-balik mengambil barang ku, menjemput ibuku atau sekedar merawat nenekku yang umurnya sudah tua. Aku dengan umurku yang terbilang kecil sungguh merasakan kasih sayang seorang ayah dan perlindungannya padaku yang berlebih. Aku terharu, ayah begitu perhatian dengan segala hal tentangku mulai dari makananku obat-obatanku hingga pada hal-hal kecil seperti buang air kecil. Aku yang dulu berpikir bahwa ayah hanyalah berprofesi memenuhi kebutuhan hidup kami, ternyata salah. Ayah bisa lebih dari itu. Ayahku sungguh hebat, aku tau itu. Meski yang kuingat adalah seorang ayah yang begitu tegas dalam mendidik anak-anaknya, tapi yang kurasakan saat itu bukanlah ayah yang biasa ku lihat. Ia berbeda, tapi ia tetap ayahku yang sangat ku sayangi. Teruntuk ayahku yang begitu menyayangi keluarga, terima kasih ayah, karena tanpamu mungkin hidupku tak akan se-sempurna ini.
Komentar
Posting Komentar