Langsung ke konten utama

"Adab Sebuah Ilmu"

 NAMA KELOMPOK:  INAROH HAULAH UMI HIDAYAH

                                        MUHAMMAD NURHASAN FUADI

KELAS : XI-IBB

TUJUAN PENULISAN : Memberikan Pengetahuan tentang Pentingnya Adab

TEMA : Adab sebelum Ilmu

TOPIK : Permasalah Budi Pekerti

POKOK-POKOK : 1. Pembukaan, Ucapan Syukur

                                   2. Pembuka / Judul, Topik Ceramah

                                   3. Adab dalam Agam Islam

                                   4. Adab dalam Sanah Pendidikan

                                   5. Uraian Materi tentang Adab

                                   6. Maksud Ceramah

                                   7. Penutup

 

 

 

بسم الله الر حمن الر حيم

الحمد الله ربّ العا لمنْ. والصلاة والسلام علي أسرق الانبياء والمر سلين وعلي اله وصحبه اجمعين امّا بعد

Segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan sebaik-baik nikmat berupa iman dan islam. Sholawat serta salam semoga selalu tercurah limpahkan kepada junjungan kita Nabi besar Muhammad SAW. Beserta semua keluarga dan para sahabat.

Hadirin yang saya hormati

Terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan kepada saya pada kesempatan ini izinkan saya menyampaikan sedikit tentang adab sebelum ilmu. Adab yang baik sangat penting bagi setiap individu lebih-lebih dalam menuntut ilmu.

Adab/etika merupakan inti dari ajaran islam sebagaimana Rasulullah diutus menyempurnakan akhlak umat manusia. Allah memperingatkan orang-orang munafiq bahwa mereka dapat mendapatkan teladan yang baik dari nabi, sosok teladan bagi kita semua adalah Rasulullah SAW. Jika mereka ingin bercita-cita menjadi manusia yang baik. Bahagia hidup di dunia dan akhirat, tentulah mereka akan mencontoh dan mengikutinya. Seperti dalam Qur’an surah Al-Ahzab ayat 21

لَقَدْ كاَنَ لَكُمْ فِيْ رَسُلُوْالّلهِ اُسْوَةٌ حَسَنَةًلِمَنْ كَانَ يَرْ جُوْالّلهِ وَالْيَوْمَ الأَخِرَوَذَكَرَالّلهَ كَثِيْرَا

Artinya :

Sungguh telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu, (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan yang banyak mengingat Allah.

            Dalam ranah pendidikan, aspek akhlak, adab/budi pekerti menjadi unsur yang paling penting dan lebih penting dari pada ilmu itu sendiri sehingga berlaku kaidah hukum yang di sepakati para ulama yaitu        اَلْعَدَبُ فَوْقَلْ الْعِلْمِ            artinya seseorang murid harus belajar adab terlebih dahulu sebelum mencari ilmu. Keteladanan memiliki banyak keutamaan, keteladanan merupakan perkara yang dipelajari oleh murid sebelum ia belajar ilmu, Abdullah bin Al-Mubarok seorang ulama berkata.

طَلَبْتُ الْاَدَبَ ثَلَاثِيْنَ سَنَةً.وَطَلَبْتُ اْلْعِلْمَ عَّشْرِيْنَ سَنَةً وَكَا نُوْايَطْلُبُنَ الأَدَبَ قَبْلَ الْعِلْمِ

Artnya :

 Aku belajar adab selama 30 tahun, sementara mencari ilmu selama 20 tahun, mereka (para salaf) mempelajari adab sebelum mencari ilmu.

            Sebagaimana dengan dalil yang berisi            بِلاَ دَبِ يَفْهُمُ الْعِلْمِ    Dengan adab maka engkau akan lebih mudah menangkap ilmu dan sebab kepintaran tidak ada artinya bila seseorang tidak memiliki adab/etika, ilmu bebahaya bagi pemiliknya dan orang lain karena tidak dihiasi akhlak. Bahkan kita sering mendengar bahwa ilmu tanpa adab bagai api tanpa kayu bakar dan adab tanpa ilmu seperti jasad tanpa ruh.

            Hadirin yang berbahagia

            Maka dari itu adab dan etika penting dilakukan sebagai penyeimbang ilmu dan kepintaran yang kita miliki. Marilah kita bersama lebih memperhatikan adab, sebab iblis di keluarkan dari surga bukan karena kurangnya ilmu tapi kurangnya adab.

            Demikianlah yang dapat saya sampaikan semoga dapat memeberikan manfaat bagi hadirin, mohon maaf sebesar besarnya bila ada salah kata. Atas perhatian hadirin saya mengucapkan banyak terima kasih.                   

 

Struktur : Paragraf 1. Pembukaan

                Paragraf 2. Pembuka

                Paragraf 3. Pengantar Materi

                Paragraf 4. Materi Inti

                Paragraf 5. Materi Inti

                Paragraf 6. Kesimpulan

                Paragraf 7. Penutup

 

Kaidah Kebahasaan :

1.    Kata ganti= Hadirin, saya, kita

2.    Kalimat imperatif= > Marilah kita bersama lebih memperhatikan adab (ajakan) >Tentulah mereka akan mencontoh (sindiran).

3.    Majemuk bertingkat= > Lebih penting dari pada ilmu itu sendiri (perbandingan), - Adab merupakan inti dari ajaran islam

                             (penjelasan)

-         Adab/etika merupakan inti dari ajaran islam sebagaimanaRasulullahdiutus menyempurnakan akhlak umat manusia

 ( perbandingan).

-         Dengan adab maka engkau akan lebih mudah menyikapi itu.

-         Sebab keputusan tidak ada artinya bila seseorang tidak memilih adab.

-         Bahkan kita sering mendengar bahwa ilmu tanpa adab bagai api tanpa kayu bakar dan adab tanpa ilmu bagai seperti jasad tanpa ruh.

-         Aspek akhlak/budi pekerti/adab menjadi unsur yang penting.

Komentar

  1. Tugas yang dikerjakan sudah bagus dan bisa ditambahkan video praktik ceramah. Tetap semangat menulis!

    BalasHapus

Posting Komentar