Nama Kelompok : NAFLA ANNAZHIFA
QOYYUMIL HIKMAH
Topik/Tema : Bencana Alam Tanah Longsor
Tujuan Penulisan : mengetahui pengertian tanah longsor ,penyebab terjadinya tanah longsor,proses terjadinya tanah longsor,dampak tanah longsor, pencegahan tanah longsor
Jenis fenomena : fenomena alam
Kerangka karangan : pengertian tanah longsor
penyebab tanah longsor
proses terjadinya tanah longsor
dampak tanah longsor
pencegahan tanah longsor
BENCANA ALAM TANAH LONGSOR
Longsor adalah suatu peristiwa geologi yang terjadi karena pergerakan massa batuan atau tanah dengan berbagai tipe dan jenis seperti jatuhnya bebatuan atau gumpalan besar tanah. Secara umum kejadian longsor disebabkan oleh dua faktor yaitu faktor pendorong dan faktor pemicu.
Secara umum kejadian longsor disebabkan oleh dua faktor, yaitu faktor pendorong dan faktor pemicu.Faktor pendorong yang mempengaruhi kondisi material sendiri.Faktor pemicu yang menyebabkan bergeraknya material tersebut. Tanah longsor berdampak di sekitarnya,diantaranya rusaknya infrastruktur,dan jalur transportasi hilangnya tempat tinggal sumber air tercemar, rusaknya lahan pertanian,dan menimbulkan korban jiwa.
Proses terjadinya tanah longsor berawal dari air yang meresap ke dalam tanah akan menambah bobot tanah. Jika air tersebut menembus sampai tanah kedap air yang berperan sebagai bidang gelincir, maka tanah menjadi licin dan tanah pelapukan di atasnya akan bergerak mengikuti lereng dan keluar lereng.
Lahan menjadi rusak dan vegetasi penutup lahan hilang, Kondisi lahan menjadi kritis yang menyebabkan langkanya cadangan air bawah tanah, Keseimbangan ekosistem menjadi terganggu, jatuhnya korban jiwa.
1. Hindari membuat sawah di atas lereng.
Membangun sawah atau kolam di atas lereng semakin meningkatkan potensi terjadinya tanah longsor. Alasannya karena permukaan lereng akan penuh dengan air, sehingga tanah rentan untuk bergeser dan menyebabkan terjadinya longsor.
2. Tidak membangun rumah di bawah tebing.
Tidak di anjurkan untuk mendirikan bangunan di bawah tebing karena mendirikan bangunan di bawah tebing memiliki ancaman besar terkena tanah longsor. Jika tinggi tebing 100 meter, usahakan lokasi rumah atau bangunan berjarak minimal 250 meter dari kaki lereng. Apabila terjadi tanah longsor, tidak akan mencapai bangunan tersebut.
3. Hindari menebang pohon di sekitar lereng.
Pohon yang berada di sekitar lereng menjadi pencegah terjadinya tanah longsor karena akar-akar dari pohon-pohon tersebut menyebar dan saling bersinggungan. Hal itu bisa membantu tanah tidak mudah longsor karena akan menjadi penahan tanah.
4. Jangan mendirikan bangunan di sekitar sungai.
Semakin tinggi jarak antara bibir tebing terhadap sungai, maka akan semakin besar peluang terjadinya longsor. Erosi tanah tidak terjadi secara langsung, namun tanah yang terus tergerus di sekitar sungai akan habis.
5. Membuat terasering.
Jika suatu lahan miring terpaksa digunakan untuk membuat sawah atau ladang, buatlah sistem bertingkat sehingga akan memperlambat run off (aliran permukaan) ketika hujan.
Kaidah kebahasaan:
§ Istilah :1. geologi/ge·o·lo·gi/ /géologi/ n ilmu tentang komposisi, struktur, dan sejarah bumi.
2. erosi/ero·si/ /érosi/ n 1 hal menjadi aus (berlubang) karena geseran air (tentang batu).
3. kritis1/kri·tis/ a 1 dalam keadaan krisis, gawat; genting (tentang suatu keadaan): keadaan pasien sangat -- karena terlampau banyak mengeluarkan darah; 2 dalam keadaan yang paling menentukan berhasil atau gagalnya suatu usaha.
4. vegetasi/ve·ge·ta·si/ /végetasi/ n kehidupan (dunia) tumbuh-tumbuhan atau (dunia) tanam-tanaman: hubungan antara -- dan iklim sangat erat.
5. ekosistem/eko·sis·tem/ /ékosistem/ n 1 keanekaragaman suatu komunitas dan lingkungannya yang berfungsi sebagai suatu satuan ekologi dalam alam; 2 komunitas organik yang terdiri atas tumbuhan dan hewan, bersama habitatnya; 3 keadaan khusus tempat komunitas suatu organisme hidup dan komponen organisme tidak hidup dari suatu lingkungan yang saling berinteraksi.
6. potensi/po·ten·si/ /poténsi/ n kemampuan yang mempunyai kemungkinan untuk dikembangkan; kekuatan; kesanggupan; daya.

Komentar
Posting Komentar